Pemkab Bantul Gelar Ziarah Leluhur Bupati Bantul Pertama di Makam KRT Jayaningrat, Wujud Penghormatan terhadap Jejak Sejarah Daerah
Gilangharjo, Pemerintah Kabupaten Bantul kembali menggelar ziarah leluhur Bupati Bantul pertama, KRT Jayaningrat, pada Kamis (9/7/2026) di kompleks Makam Gunung Tambalan, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak. Kegiatan yang telah rutin dilaksanakan selama tiga tahun terakhir ini menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pendahulu sekaligus upaya merawat nilai-nilai sejarah yang menjadi fondasi berdirinya Kabupaten Bantul.
Ziarah dipimpin oleh Hermawan Setiaji, S.IP., M.H., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, mewakili Pemerintah Kabupaten Bantul. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantul, Panewu Pandak beserta jajaran, Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap) Pandak, serta Pemerintah Kalurahan Gilangharjo yang mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.
Suasana khidmat terasa sejak rombongan memasuki kawasan pemakaman. Prosesi diawali dengan penghormatan kepada leluhur, dilanjutkan pembacaan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus penghormatan atas jasa dan pengabdian KRT Jayaningrat dalam perjalanan sejarah Kabupaten Bantul.
Makam KRT Jayaningrat yang berada di kawasan Gunung Tambalan menjadi salah satu situs bersejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Bantul. Sebagai Bupati Bantul pertama, sosok KRT Jayaningrat dikenang sebagai pemimpin yang meletakkan dasar penyelenggaraan pemerintahan di wilayah Bantul pada masa awal pembentukannya. Keberadaan makam tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pembangunan daerah saat ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengabdian para pendahulu.
Dalam kesempatan tersebut, Hermawan Setiaji menyampaikan bahwa ziarah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat penghormatan terhadap sejarah daerah sekaligus menanamkan nilai keteladanan kepada generasi masa kini.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam menjaga identitas, menghormati sejarah, dan melestarikan warisan budaya yang dimiliki. Nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, serta semangat membangun daerah yang diwariskan para leluhur menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
Pelaksanaan ziarah yang telah memasuki tahun ketiga ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam merawat memori kolektif daerah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengenalkan kembali tokoh-tokoh bersejarah kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar perjalanan panjang Kabupaten Bantul tidak terlupakan oleh perkembangan zaman.
Pemerintah Kalurahan Gilangharjo menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Keberadaan Makam Gunung Tambalan tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi salah satu aset budaya yang memperkaya identitas Kalurahan Gilangharjo. Melalui kegiatan ziarah ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal sejarah tokoh-tokoh penting yang memiliki peran besar dalam perjalanan Kabupaten Bantul.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bantul, Pemerintah Kapanewon Pandak, Pemerintah Kalurahan Gilangharjo, Forkopimda, dan Forkopimkap dalam kegiatan ini menjadi cerminan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian nilai-nilai sejarah sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
Dengan terus dilaksanakannya ziarah tahunan di Makam KRT Jayaningrat, diharapkan semangat pengabdian para pendahulu tetap hidup dan menjadi inspirasi dalam mewujudkan Kabupaten Bantul yang semakin maju, berbudaya, serta tetap berakar kuat pada sejarah dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendirinya.