Kalurahan Gilangharjo Dukung Persiapan Festival Ketoprak Melalui Fasilitas Balai Budaya dan Gamelan

18 Juni 2026
Administrator
Dibaca 1 Kali
Kalurahan Gilangharjo Dukung Persiapan Festival Ketoprak Melalui Fasilitas Balai Budaya dan Gamelan

Gilangharjo – Komitmen Kalurahan Gilangharjo dalam mendukung pelestarian dan pengembangan seni budaya kembali diwujudkan melalui penyediaan fasilitas Balai Budaya Kalurahan Gilangharjo beserta seperangkat gamelan untuk kegiatan latihan ketoprak. Fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai tempat persiapan para seniman ketoprak yang akan mengikuti festival pada akhir Juni 2026 mendatang.

Latihan tersebut melibatkan para pelaku seni dari gabungan tiga kapanewon, yaitu Kapanewon Pandak, Srandakan, dan Sanden, yang tengah mempersiapkan penampilan terbaik mereka untuk ajang festival. Kehadiran para seniman dari berbagai wilayah ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi lintas kapanewon dalam upaya menjaga eksistensi seni ketoprak sebagai salah satu warisan budaya Jawa yang masih hidup dan berkembang di masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Kalurahan Gilangharjo memberikan akses penggunaan Balai Budaya beserta perangkat gamelan yang tersedia. Fasilitas ini menjadi sarana penting untuk mendukung proses latihan yang membutuhkan ruang yang representatif serta perlengkapan pendukung pementasan.

Rencananya, kegiatan latihan akan dilaksanakan sebanyak lima kali pertemuan di Balai Budaya Kalurahan Gilangharjo sebelum para peserta tampil dalam festival yang dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan Juni. Selama proses latihan, para pemain, pengrawit, dan kru pendukung akan mematangkan berbagai aspek pementasan, mulai dari penghayatan peran, dialog, tata gerak, iringan karawitan, hingga koordinasi antarpemain.

Dukungan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya Kalurahan Gilangharjo dalam memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan mereka. Balai Budaya yang selama ini menjadi pusat berbagai kegiatan kebudayaan di Gilangharjo diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat setempat tetapi juga bagi komunitas seni dari wilayah lain.

Selain menjadi tempat latihan, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar seniman dari berbagai daerah. Melalui proses latihan bersama, para pelaku seni dapat saling berbagi pengetahuan, teknik pementasan, serta pengalaman dalam mengembangkan seni ketoprak di wilayah masing-masing.

Ketoprak sebagai salah satu seni pertunjukan tradisional Jawa memiliki nilai budaya yang tinggi karena memadukan unsur sastra, seni peran, musik gamelan, tari, serta pesan-pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, keberlangsungan seni ketoprak membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kalurahan, komunitas budaya, dan masyarakat.

Kalurahan Gilangharjo berharap fasilitas yang diberikan dapat membantu kelancaran proses persiapan festival sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam melestarikan seni tradisional. Dengan adanya dukungan tersebut, para seniman dapat lebih fokus dalam mempersiapkan penampilan terbaik sehingga mampu menampilkan pertunjukan yang berkualitas dan membanggakan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah kalurahan dan para pelaku seni, diharapkan seni ketoprak dapat terus berkembang, diminati oleh generasi muda, serta tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.