Fenomena Jatuhnya Bongkahan Es Timpa Rumah Warga Jodog, BPBD Bantul Lakukan Asesmen

03 November 2026
Administrator
Dibaca 1 Kali
Fenomena Jatuhnya Bongkahan Es Timpa Rumah Warga Jodog, BPBD Bantul Lakukan Asesmen

GILANGHARJO – Peristiwa tidak biasa terjadi di Padukuhan Jodog, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, pada Senin (2/11/2026) pagi. Sebuah bongkahan es berukuran kurang lebih sebesar buah kelapa dilaporkan jatuh dan menghantam bagian atap rumah warga di Jodog RT 03, sehingga mengakibatkan kerusakan pada atap dan plafon rumah.

Rumah tersebut diketahui milik Veronica Suharti. Bongkahan es dengan perkiraan diameter sekitar 20 sentimeter itu menghantam bagian atap ruang tamu sekitar pukul 08.00 WIB. Benturan mengakibatkan kerusakan pada atap berbahan galvalum pasir dan plafon PVC dengan luasan sekitar 1 x 1 meter. Selain itu, sebuah kursi kayu di dalam rumah juga mengalami kerusakan hingga patah akibat tertimpa bongkahan es.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang tinggal di Cilacap, Jawa Tengah. Namun, Petrus Sambudi, kakak pemilik rumah, berada di sekitar lokasi dan sedang beristirahat di gazebo depan rumah.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Petrus dikejutkan oleh suara dentuman keras dari arah rumah. Setelah memeriksa sumber suara, ia mendapati bongkahan es berukuran kurang lebih sebesar kelapa muda telah jatuh dan menimpa bagian rumah. Kejadian tersebut kemudian diinformasikan kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bantul Regu 3 tiba di lokasi sekitar pukul 09.40 WIB untuk melaksanakan asesmen atau penilaian awal terhadap dampak kejadian. Proses penanganan dilakukan melalui koordinasi bersama unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Inafis, serta warga setempat. Informasi kejadian dan data awal juga diperoleh melalui Dukuh Jodog, Bayu Yunarto.

Dari hasil asesmen awal, kerusakan yang ditimbulkan meliputi bagian atap dan plafon rumah serta satu unit kursi kayu. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp500.000. Adapun kebutuhan penanganan yang teridentifikasi adalah perbaikan bagian atap dan plafon PVC yang mengalami kerusakan.

Pihak keluarga telah menghubungi Veronica Suharti untuk menyampaikan kejadian tersebut. Sementara itu, hingga proses asesmen awal dilakukan, penyebab maupun asal-usul bongkahan es yang jatuh menimpa rumah warga tersebut belum dapat dipastikan.

Pemerintah Kalurahan Gilangharjo memberikan perhatian terhadap kejadian ini dan mendorong koordinasi dengan unsur terkait agar kondisi serta kebutuhan penanganan warga terdampak dapat teridentifikasi dengan baik.

Peristiwa di Jodog ini menjadi pengingat bahwa kejadian alam yang tidak biasa dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan bangunan milik warga. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab fenomena tersebut, sekaligus memastikan langkah penanganan yang tepat.

Pemerintah Kalurahan Gilangharjo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada Dukuh atau pemerintah kalurahan apabila menemukan kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun menimbulkan kerugian bagi warga.