Sambut Hari Jadi ke-80, Kalurahan Gilangharjo Gelar Tahlil dan Doa Bersama di Pendopo Balai Budaya

14 Oktober 2026
Administrator
Dibaca 5 Kali
Sambut Hari Jadi ke-80, Kalurahan Gilangharjo Gelar Tahlil dan Doa Bersama di Pendopo Balai Budaya

GILANGHARJO – Mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Kalurahan Gilangharjo, Pemerintah Kalurahan Gilangharjo menggelar tahlil dan doa bersama dalam rangka malam tirakatan pada Selasa malam, 13 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Balai Budaya Gilangharjo ini menjadi momentum untuk memanjatkan doa, mengenang perjalanan sejarah kalurahan, sekaligus memohon keberkahan bagi masyarakat dan keberlanjutan pembangunan di Gilangharjo.

Tahlil dan doa bersama dipimpin oleh Kaum Rois, Kiai Nurul Huda dari Padukuhan Jomboran. Kegiatan tersebut diikuti seluruh jajaran Pemerintah Kalurahan Gilangharjo, bersama berbagai unsur lembaga kalurahan dan masyarakat. Suasana khidmat menyertai rangkaian doa yang dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Kalurahan Gilangharjo hingga memasuki usia ke-80 tahun.

Malam tirakatan menjadi salah satu tradisi yang memiliki makna penting dalam peringatan hari jadi. Tidak sekadar menjadi agenda seremonial, kegiatan ini menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan pemerintahan dan kehidupan masyarakat dari masa ke masa. Melalui doa bersama, seluruh peserta diajak untuk mensyukuri berbagai capaian yang telah diraih sekaligus memohon kelancaran dalam menghadapi tantangan pembangunan pada masa mendatang.

Pelaksanaan tahlil di Pendopo Balai Budaya Gilangharjo juga menghadirkan suasana kebersamaan antara pemerintah kalurahan, unsur kelembagaan, dan masyarakat. Berbagai elemen yang hadir menyatu dalam kegiatan spiritual yang menempatkan nilai religius, kerukunan, dan gotong royong sebagai bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.

Memasuki usia ke-80 tahun, Kalurahan Gilangharjo memiliki perjalanan sejarah panjang yang tidak terlepas dari peran para pendahulu, pamong, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang turut membangun dan menjaga kehidupan sosial di wilayah ini. Momentum malam tirakatan menjadi pengingat bahwa keberlanjutan pembangunan tidak hanya bertumpu pada program dan kebijakan, tetapi juga pada nilai kebersamaan, ketulusan pengabdian, serta hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh warga Gilangharjo, sekaligus menjadi ikhtiar bersama agar kalurahan senantiasa diberikan keamanan, kerukunan, dan kemajuan. Harapan terhadap masa depan Gilangharjo juga mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian tradisi dan budaya lokal, serta penguatan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Jadi ke-80 Kalurahan Gilangharjo menjadi kesempatan untuk menengok kembali perjalanan yang telah dilalui sekaligus memperkuat tekad dalam melanjutkan pembangunan. Nilai-nilai yang tumbuh dan terpelihara di tengah masyarakat diharapkan tetap menjadi landasan dalam mewujudkan kalurahan yang semakin maju tanpa meninggalkan akar tradisi dan kearifan lokal.

Melalui malam tirakatan yang diisi tahlil dan doa bersama ini, Pemerintah Kalurahan Gilangharjo bersama masyarakat berharap agar momentum hari jadi tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa syukur, persatuan, dan kepedulian terhadap masa depan kalurahan. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Gilangharjo diharapkan terus tumbuh menjadi kalurahan yang rukun, berbudaya, dan semakin sejahtera bagi seluruh warganya.