Sosialisasi Pekerjaan Teknis P2MK, Gilangharjo Terima Alokasi Rp275 Juta untuk 13 Lokasi Kegiatan

02 September 2026
Administrator
Dibaca 8 Kali
Sosialisasi Pekerjaan Teknis P2MK, Gilangharjo Terima Alokasi Rp275 Juta untuk 13 Lokasi Kegiatan

GILANGHARJO – Pemerintah Kalurahan Gilangharjo melaksanakan sosialisasi pekerjaan teknis Program Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (P2MK) Tahun Anggaran 2026, Selasa (1/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Puri Selo Gilang tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan pelaksanaan kegiatan P2MK yang akan direalisasikan di sejumlah wilayah Kalurahan Gilangharjo.

Program P2MK merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat di tingkat kalurahan. Pelaksanaannya diarahkan agar pembangunan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat serta dilaksanakan dengan melibatkan unsur masyarakat dan kelembagaan di tingkat padukuhan.

Pada tahun 2026, Kalurahan Gilangharjo memperoleh alokasi bantuan P2MK dari Pemerintah Kabupaten Bantul sebesar Rp275.000.000,-. Anggaran tersebut akan direalisasikan melalui 13 titik kegiatan yang tersebar di sejumlah padukuhan di wilayah Kalurahan Gilangharjo.

Adapun jenis kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi pembangunan talud, drainase, cor blok, serta penerangan lingkungan. Pelaksanaan pekerjaan fisik dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026, dengan masing-masing kegiatan disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi di lokasi penerima manfaat.

Sosialisasi pekerjaan teknis tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Bantul, Suradi, bersama jajaran Pemerintah Kalurahan Gilangharjo.

Turut hadir Kasi Ulu-Ulu Kalurahan Gilangharjo, unsur Bamuskal, Babinsa, Bhabinkamtibmas Gilangharjo, Dukuh, serta Ketua RT dari wilayah calon penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai teknis pelaksanaan kegiatan, tahapan pekerjaan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pihak pelaksana maupun masyarakat di masing-masing lokasi. Sosialisasi juga menjadi ruang koordinasi antara pemerintah kalurahan, unsur kewilayahan, dan masyarakat agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai penting karena pelaksanaan P2MK tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan dukungan, pengawasan, dan partisipasi masyarakat di tingkat padukuhan. Dengan adanya komunikasi sejak tahap awal, berbagai potensi kendala di lapangan diharapkan dapat diminimalkan.

Sebanyak 13 lokasi telah ditetapkan sebagai penerima kegiatan P2MK Tahun 2026 di Kalurahan Gilangharjo. Rinciannya sebagai berikut:

  1. Talud Padukuhan Karanggede RT 03 – Rp50.000.000,-

  2. Talud Padukuhan Gunting RT 04 – Rp20.000.000,-

  3. Drainase Padukuhan Kadekrowo RT 06 – Rp20.000.000,-

  4. Cor Blok Padukuhan Depok RT 01 – Rp20.000.000,-

  5. Cor Blok Padukuhan Jodog RT 02 – Rp20.000.000,-

  6. Cor Blok Padukuhan Kadisoro RT 02 – Rp20.000.000,-

  7. Cor Blok Padukuhan Karangasem RT 04 – Rp20.000.000,-

  8. Cor Blok Padukuhan Ngaran RT 04 – Rp20.000.000,-

  9. Cor Blok Padukuhan Tegallurung RT 03 – Rp20.000.000,-

  10. Penerangan Padukuhan Jodog RT 01 – Rp20.000.000,-

  11. Penerangan Padukuhan Jodog RT 06 – Rp15.000.000,-

  12. Penerangan Padukuhan Jomboran RT 02 – Rp15.000.000,-

  13. Penerangan Padukuhan Karanggede RT 02 – Rp15.000.000,-

Dari 13 titik tersebut, kegiatan pembangunan talud, drainase, dan cor blok diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan serta aksesibilitas masyarakat. Sementara itu, kegiatan penerangan lingkungan diharapkan dapat membantu meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam beraktivitas, khususnya pada malam hari.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kalurahan Gilangharjo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaksana kegiatan, kelembagaan padukuhan, serta masyarakat penerima manfaat. Koordinasi yang baik diharapkan dapat memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi teknis, waktu pelaksanaan, maupun pemanfaatan anggaran.

Masyarakat juga diharapkan turut berperan dalam menjaga kelancaran pekerjaan di masing-masing wilayah. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan lingkungan menjadi salah satu faktor penting agar hasil kegiatan P2MK dapat memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan.

Pemerintah Kalurahan Gilangharjo berharap pelaksanaan 13 kegiatan P2MK tersebut dapat berjalan lancar, tepat waktu, tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, program ini diharapkan turut memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di tingkat kalurahan.

Dengan dukungan seluruh unsur terkait, pelaksanaan P2MK Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kalurahan Gilangharjo dalam meningkatkan kualitas lingkungan, pelayanan dasar, serta sarana dan prasarana yang mendukung aktivitas masyarakat di berbagai padukuhan.